GARUT, TRIBUN — Kapolwil Priangan Kombes Nandang Jumantara menyatakan, polisi masih terus menyelidiki kasus penembakan terhadap Bripka Endang Wahyu, Senin (8/2/2010) malam, dan masih berkonsentrasi terhadap perawatan kondisi korban.
"Karena hingga semalam (Senin malam) belum diperoleh keterangan detail mengenai kasus itu, termasuk motif penembakan. Kepolisian pun masih mengidentifikasi proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban," katanya, Selasa.
Peristiwa tersebut juga sempat menghebohkan warga Kota Garut sehingga banyak yang mendatangi ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dr Slamet semalam, ungkap berbagai kalangan termasuk komentar beberapa warga setempat.
Korban anggota Polwiltabes Bandung itu sekitar pukul 22.30 WIB terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung dengan pengawalan cukup ketat, akibat mengalami luka parah diterjang peluru yang diperkirakan dari senjata api jenis revolver kaliber 38 cm.
Berdasarkan informasi yang dihimpun menunjukkan, peluru menembus bagian dada kanan dan satu peluru bersarang di dada kiri serta satu peluru menembus perut korban. Peristiwa berlangsung di Kampung Nenggeng RT 01 RW 05 Desa Mekarwangi, Kecamatan Tarogong Kidul, sedangkan pelaku yang menggunakan sepeda motor itu belum diketahui identitasnya.
Sebelumnya, suasana di seputar UGD RSU dr Slamet banyak didatangi aparat keamanan, termasuk dihadiri Kapolres Garut AKBP Chandra. Bahkan atas peristiwa tersebut, aparat kepolisian melakukan penjagaan antara lain di dekat SPBU Kampung Tanjung serta perempatan ruas jalan Leles dengan Leuwigoong.(kompas.com)