BANDUNG, TRIBUN - Beban Masyarakat, utamanya, para pengguna elpiji ukuran 12 kilogram, sepertinya, dalam waktu yang tidak dekat lagi, harus merogoh kocek lebih dalam lagi. Pasalnya, PT Pertamina berencana untuk menaikkan harga jual elpiji.
“Pada dasarnya, pemerintah sudah menyetujui adanya kenaikan itu. Tapi, kenaikan itu tidak secara drastis. Artinya, teknis pelaksanaannya secara bertahap,” tandas Corporate Secretary PT Pertamina, Toharso, usai penanaman pohon di Kecamatan Mandalajati, kawasan Pasir Impun, Kota Bandung, Selasa (9/2).
Pria yang saat itu mengenakan batik ini menjelaskan, kendati tidak dapat menyebutkan angka dan persentasenya, kemungkinan besar, kenaikan harga jual elpiji pada tahun ini tidak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya. Menurutnya, saat ini, harga jual elpiji, utamanya, yang berukuran tabung 12 kilogram, tidak melebihi harga pokoknya.
Kondisi ini, jelas dia, berakibat PT Pertamina mengalami kerugian. Menurutnya, pihaknya mengalami kerugian dalam hal elpiji 12 kilogram senilai triliunan rupiah. (win)