Festival Kuliner Indomaret di Bandung Paling Meriah, Terjual Hingga 32.000 Kupon
Minggu, 6 Oktober 2019 14:10
Editor: Ichsan
Festival Kuliner Indomaret di Bandung Paling Meriah, Terjual Hingga 32.000 Kupon
Kemeriahan warga Jawa Barat membuka Festival Kuliner Indomaret di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (5/10/2019). Dalam kesempatan di malam minggu tersebut, dilakukan juga peluncuran produk i.saku sebagai alat pembayaran elektronik. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Festival kuliner Indomaret di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu-Minggu (5-6/2019) sudah ramai sejak pagi hari.

Aktivitas jual beli jajanan yang biasanya didapatkan di Indomaret, bisa dijumpai di halaman Gedung Sate.

Di samping stand makanan terdapat meja taman, kursi dan meja yang sengaja disiapkan untuk pengunjung supaya lebih nyaman ketika menikmati santapan yang ada.

Kegiatan festival kuliner Indomaret ini diadakan selama dua hari yaitu pada 5-6 Oktober 2019.

Untuk kegiatan hari ini pengunjung dihibur dengan olahraga zumba bersama dan lomba memasak bersama Chef Ikin.

Branch Manager Indomaret Cabang Bandung, Dedi Yusup Apriadi mengatakan acara festival kuliner Indomaret ini adalah acara kedua yang diadakan di Jawa Barat.

Kegiatan pertama sebelumnya telah diadakan di Bekasi, Dedi mengatakan acara yang diadakan di Bandung ini adalah festival kuliner yang paling meriah.

"Pengunjung festiva kuliner ini paling ramai dan pengunjungnya cukup ramai sampai terjual 32.000 kupon. 1 kupon yang dijual ini memiliki nominal Rp 10.000. Total itu belum termasuk dengan stand yang transaksinya menggunakan uang tunai," ujar Dedi saat ditemui di sela acara, Minggu (6/10/2019).

Untuk transaksi pembelian jajanan di festival kuliner Indomaret ini memang menggunakan kupon. Pembeli bisa membeli berbagai jajanan Indomaret dengan harga promo yaitu Rp 10.000 untuk setiap jajanannya.

Selain menggunakan kupon, transaksi pembelian makanan di festival ini juga bisa menggunakan fitur uang elektronik dengan nama i-Saku.

Tak hanya bisa menikmati jajanan seperti kopi, sosis, donat, ayam geprek, di bagian area belakang Gedung Sate, pengunjung juga masih bisa menjajal berbagai kuliner dar pelaku umkm seperti surabi, lontong kari, seblak, baso aci, kupat tahu, dan beberapa aneka jajanan pasar lainnya.

Sebanyak 22 produk UMKM ikut terlibat dalam festival kuliner ini. Dedi menjelaskan, UMKM yang ada di festival ini adalah rekanan Indomaret yang memang berjualan di Teras Indomaret.

"Indomaret memang sudah lama berkolaborasi dengan adanya aneka jajanan pasar yang dijual di jajanan Indomaret," ujarnya.

Kemeriahaan festival ini juga semakin heboh dengan adanya penampilan dari Wika Salim. Ia tampak begitu semangat menyapa penonton dengan pakaian jenis jumpsuit berwarna biru cerah.

Pengunjung yang mulanya asik makan, begitu mendengar Wika Salim bernyanyi justru langsung maju ke depan panggung dan ikut berjoget.

Wika membawakan beberapa lagu seperti Bintang Kehidupan, Jaran Goyang, Entah Apa Yang Merasukimu, dan beberapa tembang hits lainnya.

Walaupun cuaca cukup terik, namun tidak membuat penonton menjauh dari dekat panggung. Justru area panggung begitu penuh dan penonton tampak begitu antusias.

Adanya festival kuliner ini, Indomaret berharap bisa bersinergi dalam memajukan pelaku bisnis usaha Indomaret yang terus memperkenalkan produk-produk UMKM dan bisa berpesta bersama di festival kuliner di daerah selanjutnya.