10 Kata Mutiara Almarhum BJ Habibie tentang Cinta, Wanita dan Kesetiaan Jadi Kenangan
Rabu, 11 September 2019 21:39
Editor: Hilda Rubiah
10 Kata Mutiara Almarhum BJ Habibie tentang Cinta, Wanita dan Kesetiaan Jadi Kenangan
Mantan Presiden BJ Habibie 

Berikut ini beberapa kata mutiara BJ Habibie tentang cinta, wanita dan kesetiaan

TRIBUNJABAR.ID - Innalillahi wainnailahi Rojiun. Indonesia berduka.

Salah satu putra terbaik bangsa yang juga Presiden ke-3 RI BJ Habibie meninggal dunia Rabu (11/92019).

Pria kelahiran Parepare Sulawesi Selatan ini tak hanya dikenal sebagai seorang yang cerdas.

Namun ia juga dikenal sebagai pria yang romantis dan setia.

Kesetiaan Habibie ini bahkan dike nang di tanah kelahirannya dengan monumen Habibie Ainun.

Ainun adalah istri BJ Habibie yang meninggal lebih dahulu.

Setelah Ainun meninggal, Habibi memilih tetap sendiri hingga ajal menjemputnya.

Habibie juga menulis buku tentang cintanya kepada Ainun.

Tentang cinta Habibie banyak mengeluarkan kata-kata mutiara (Qoutes).

Diketahui BJ Habibie sangat gemar menulis.

Ternyata hal itu sudah menjadi hal biasa, kata mutiara menjadi curahan hatinya.

Tak jarang kata mutiara yang diucapkannya mendalam dan syarat akan cinta dan kasih.

Berikut diantaranya:

#1

" Tak perlu yang seseorang yang sempurna, cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia dan membuat berarti lebih dari siapapun"

#2

"Cinta itu keihklasan, didalamnya tidak pernah mengenal paksaan ataupun rasa pelampiasan."

#3

"Kalau kita saling percaya maka perjanjian dua hal saja cukup. Sebaliknya, kalau kita berdua tidak saling percaya perjanjian tertulis setebal buku pun tidak akan menolong"

#4

"Seorang pria tidak akan pernah menjadi seorang pria yang besar tanpa adanya perempuan hebat di sisinya yang selalu memberi dukungan dan dan harapan dalam setiap langkap dan keputusan yang diambil"

#5

" Seorang perempuan akan menjadi perempuan yang sempurna, baik ketika menjadi ibu untuk anak-anaknya, sebagai istri untuk suaminya dan sebagai perempuan dewasa yang menjalani kehidupan semua itu terjadi jika pria di dalam hidupnya selalu memberi petunjuk, perlindungan dan kepercayaan bagi perempuan tersebut."

#6

" Tanpa cinta kecerdasan itu berbahaya , dan tanpa cinta kecerdasan itu tidak cukup."

#7

"Cinta dapat terlihat melalui teleskop, sedangkan cemburu hanya terlihat melalui mikroskop."

#8

“Cinta tidak berupa tatapan satu sama lain, tetapi memandang ke luar bersama ke arah yang sama.”

#9

“Kekurangan terhadap pasangan menjadi sesuatu yang membuat hubungan seharusnya lebih melengkapi.”

#10

“Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.”

Cerita dan Kehebatan Ilham Habibie, Putra Presiden RI Tapi Tidak Bisa Bahasa Indonesia

Baharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) salah satu nama yang sangat populer di Indonesia.

Terkenal karena kecerdasan dan otak encernya.

Mantan kepala negara yang dikenal cerdas dengan IQ di atas rata-rata orang biasa hingga dikenal masyarakat dunia.

Penemuannya tentang teknologi bagian pesawat sebagai bukti betapa cerdasnya pria ini.

Meski tak lagi menjabat dan tidak lagi berpolitik aktif, gebrakannya dalam dunia sains masih diakui dunia.

Selain itu, pria asal Sulsel ini tersohor dengan kisah cintanya dengan almarhumah istrinya Ainun.

Bukunya laris manis dan menggerakan sineas Indonesia menuangkannya dalam sebuah film berjudul sama dnegan bukunya, Habibie-Ainun.

Seperti bukunya, filmnya juga menembus jutaan penonton.

Beda dengan urusan kesuksesan dan asmaranya yang kerap dibahas, tak banyak yang tahu tentang kehidupan anaknya.

Yap, bisa dibilang sunyi dari pemberitaan.

Ia tidak sepopuler anak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono apalagi anak Presiden Joko Widodo.

Tapi kisah cukup menarik disimak ketika ayahnya naik jabatan menjadi seorang Presiden.

Flashback, ternyata saat itu, Ilham Habibie sama sekali tidak mengetahui ayahnya menjadi Presiden.

Meski sudah dewasa, karena keterbatasan jarak membuat Ilham sedikit lambat mengetahui.

Ilham bercerita saat ayahnya diangkat jadi presiden, ia sedang berada di Berlin.

Sehingga ia tidak mengetahui kabar tersebut secara langsung, melainkan dari televisi.

"Kebetulan waktu kejadian 21 Mei itu saya tidak di Indonesia, saya lagi kerja di Air Show di Berlin, jadi malem-malem bapak saya telpon, gak saya angkat. Dikatakan tolong nyalain TV, saya baru sadar, wah ada sesuatu yang terjadi," kata Ilham, saat diwawancarai di acara Rosi, Kompas TV, beberapa lalu.

Setelah melihat peristiwa itu, Ilham memutuskan hari itu juga ia bertolak ke Indonesia.

Dalam pembicararaan tersebut terungkap tentang kemampuan bahasa Indonesia Ilham kala itu tidak mumpuni.

Dia mengatakan jika dirinya harus les bahasa Indonesia agar lancar berbahasa.

Mulanya, Rosi, sebagai pembawa acara mengatakan kehebatan Ilham yang bisa membaca di umur 4 tahun.

Namun, ketika pulang ke Indonesia dirinya harus les terlebih dahulu.

"Harus les bahasa Indonesia dahulu ketika pulang ke Indonesia, dan guru lesnya adalah bapak Yus Badudu?," tanya Rosi pada Ilham, dikutiop tribuntimur dari Wartakota.

Anak Habibie itu menjawab jika gurunya adalah Hari Mukti Krida Laksana.

Setelah belajar les pada Hari Mukti, dia ngaku belum begitu lancar berbahasa Indonesia waktu itu.

"Waktu itu masih belum (pintar bahasa Indonesia), sekarang ada kemajuan," Jawab pria berkepala plontos ini.

Seakan mengetes, ketika ditanya beberapa bahasa yang tenar namun bukan bahasa baku, Ilham pun sedikit mengerti.

Ternyata, penyerapan beberapa bahasa 'gaul' itu justeru datang dari anaknya.

"Apa artinya baper?" tanya Rosi.

"Bawa perasaan, saya tahu dari anak saya," jawab Ilham sambil tertawa.

Namun ketika ditanya 'woles aja', Ilham tidak mengetahui maksud itu.

Sementara itu, diberitakan dari Kontan.co.id, saat ini Ilham Habibie telah menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Muamalat.

"Ada pergantian Komisaris Utama, menjadi Ilham Habibie, yang sebelumnya mundur," katanya.

Sebagai informasi, Ilham Habibie saat ini menjabat sebagai Chairman di PT Orbit Ventura Indonesia, sebagai komisaris Independen PT Inter Media Capital Tbk, Chairman PT Industri Mineral Indonesia, sebagai komisaris PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk serta Chairman PT Ilthabi.

Putra dari mantan Presiden ketiga Republik Indonesia (RI) B.J. Habibie ini juga turut aktif dalam organisasi di antaranya Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sebagai Vice Chairman, ICC Indonesia sebagai President, Masyarakat Ekonomi Syariah sebagai Member of Board of Trustees, The International Islamic Forum for Science, Technology and Human Resources Development (IIFTIHAR) sebagai Secretary General.