PrintQoe.com, Hadirkan Platform Cetak Daring, Demi Efisiensi Biaya & Kecepatan di Seluruh Indonesia
Rabu, 9 Oktober 2019 20:54
Editor: Dedy Herdiana
PrintQoe.com, Hadirkan Platform Cetak Daring, Demi Efisiensi Biaya & Kecepatan di Seluruh Indonesia

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Printing daring B2B dan B2G pertama di Indonesia, PrintQoe.com hari ini mengumumkan perluasan jangkauan layanannya hingga lebih dari 133 kota dan kabupaten yang tersebar di 34 provinsi seluruh Indonesia.

Hal ini menjadikan PrintQoe.com sebagai platform cetak daring pertama yang menegaskan kembali solusi "Distribute & Print" sebagai jawaban efisiensi biaya dan total kecepatan waktu cetak untuk kebutuhan di berbagai lokasi, terutama ke luar kota.

Solusi Distribute & Print ini pun terbukti dapat mengurangi beban biaya distribusi cetak digital dari satu kota ke kota lainnya minimum 30 persen dan mempersingkat total waktu produksi sampai dengan pengiriman hingga dua hingga lima kali lebih cepat.

Adi Vidyanto, Chief of PrintQoe.com, mengatakan bahwa selama ini permasalahan kebutuhan cetak dokumen secara daring yang dihadapi banyak perusahaan ialah pendistribusian ke banyak lokasi tujuan yang jauh dari kantor pusat.

Letak geografis wilayah Indonesia menjadikan faktor tingginya biaya distribusi.

Seperti halnya biaya kirim kargo udara yang mengalami kenaikan, berimbas pada biaya tambahan yang dibebankan kepada konsumen.

"Kondisi infrastruktur yang meliputi darat, laut, serta udara juga merupakan tantangan pendistribusian cetakan dokumen online dalam jumlah banyak, aman, dan dalam waktu yang cepat," tutur Adi dalam pesan instan yang diterima Tribunjabar.id, Rabu (9/10/2019).

Contoh implementasi sederhana, kata Adi, perusahaan A yang berkantor pusat di Jakarta akan mengadakan seminar, training atau workshop di kota Medan.

Ada banyak dokumen yang harus dicetak sebagai kelengkapan acara, seperti training kit, brosur, profil perusahaan, flyer harga produk hingga banner.

Jika perusahaan A harus menyiapkan seluruh dokumen tersebut di Jakarta, bukan hanya biaya cetak saja yang harus dikeluarkan namun juga biaya kirim menuju tempat acara di Medan.

Sementara dengan layanan PrintQoe.com, seluruh kebutuhan cetak dokumen perusahaan A tidak perlu diproses dari Jakarta dan dikirimkan melalui kargo pesawat, karena perusahaan A dapat mencetak seluruh kebutuhannya melalui solusi Distribute & Print di PrintQoe.com.

Caranya cukup mudah dan cepat, sesudah registrasi dan login, perusahaan tinggal mengunggah dokumen, masukan titik tujuan pengiriman, kemudian PrintQoe.com akan mendistribusikan file yang diperlukan ke kota tujuan.

"Sehingga cetakan yang dibutuhkan dapat dipersiapkan di kota dimana acara akan diadakan dan didistribusikan setelah selesai proses cetak. Hal ini tentu dapat menekan biaya kirim, dan total waktu persiapan menjadi jauh lebih singkat," ujarnya.

Contoh lain yang sudah banyak diimplementasikan, kata Adi, adalah produk cetak general template yang sering dipesan berulang untuk kebutuhan semua cabang, misalnya business card, training materials, customer greeting cards, dan lain-lain, di mana setiap cabang dapat memilih dan memesan dari katalog produk yang sudah disiapkan, mengisi data variabel ke template product, sampai dengan melihat preview hasil cetakan sebelum dimasukkan.

"Sistem PrintQoe.com juga memungkinkan adanya level of approval atas produk cetak yang dipesan, sehingga memudahkan dalam memonitor budget masing-masing cabang atau departemen," ujarnya.

Adi menjelaskan bahwa Solusi Distribute & Print mempertegas posisi PrintQoe.com sebagai mitra kerja untuk layanan cetak online B2B dan B2G yang membantu perusahaan menempatkan efisiensi biaya cetak dan distribusi, serta kecepatan produksi sampai pengiriman, sebagai value proposition dari PrintQoe.com.

Untuk memperkuat rantai ekosistem ini, PrintQoe.com telah bermitra dengan printing partner yang tersebar di 34 provinsi Indonesia.

Perluasan solusi Distribute & Print menempatkan PrintQoe.com berada di garda depan konektivitas digital dalam mempersiapkan dokumen cetak online secara mudah.

Hal ini tentunya dapat meningkatkan kontribusi transaksi ekonomi digital Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, di mana menurut laporan berjudul The Digital Komodo Dragon: How Indonesia Can Capture the Digital Trade Opportunity at Home and Abroad, pada tahun 2030 aktivitas transaksi ekonomi akan mengalami pertumbuhan hingga 18 kali lipat menjadi Rp 2,305 triliun dari sebelumnya Rp 125 triliun pada 2017.

Beberapa keuntungan dari solusi Distribute & Print ini adalah layanan cetak yang tersebar di Seluruh Indonesia, efisiensi waktu, serta efisiensi biaya sebagai solusi yang sangat tepat untuk menghemat biaya cetakan dan distribusi.

"Banyaknya kebutuhan cetakan dan lokasi yang dituju tentunya menjadikan beban biaya distribusi melambung tinggi. PrintQoe.com akan menghemat biaya distribusi yang dikeluarkan perusahaan," kata Adi. (*)