Anggota DPRD Kota Bandung Ini Tanggapi Soal Viralnya Sejoli Diduga Pelajar di Cikapundung River Spot
Jumat, 8 November 2019 21:33
Editor: Dedy Herdiana
Anggota DPRD Kota Bandung Ini Tanggapi Soal Viralnya Sejoli Diduga Pelajar di Cikapundung River Spot
Video viral sejoli bermesraan di pinggir Sungai Cikapundung Bandung, diduga pelajar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana, mengaku prihatin atas munculnya peristiwa adegan bermesraan yang diduga pasangan pelajar di Cikapundung River Spot dan videonya sempat viral di media sosial.

"Karena tidak selayaknya seorang siswa dan siswi berkelakuan seperti itu," kata Andri Rusmana kepada Tribun Jabar, Jumat (8/11/2019).

Selain itu Andri juga menyayangkan bahwa sekarang ini sebagian masyarakat lebih peduli videonya jadi viral dibandingkan untuk menegur atau menasihati orang yang berbuat salah.

"Terbukti, orang yang mengambil video tersebut bukannya menegur malah me- video -in," ungkapnya.

Pelantikan anggota DPRD Kota Bandung, Senin (5/8/2019). Anggota baru DPRD Kota Bandung kaget gajinya bisa mencapai Rp 46 juta.
Pelantikan anggota DPRD Kota Bandung, Senin (5/8/2019). (Tribunjabar.id)

Atas kejadian yang sempat membuat heboh ini, Andri mengharapkan kejadian ini harus menjadi perhatian bersama karena perilaku menyimpang tersebut terbentuk karena mungkin akibat pergaulan atau lingkungan yang tidak sehat.

"Kasus seperti ini mungkin bukan satu-satunya. Jika harus mencari siapa yang salah, ya salah kita semua. Baik gurunya, orangtuanya, lingkungannya, bahkan bisa juga pemerintahnya," papar Andri.

Kondisi Sungai Cikapundung, Kota Bandung, Jumat (08/11/2019)
Kondisi Sungai Cikapundung, Kota Bandung, Jumat (08/11/2019) (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik)

Oleh krena itu, Andri menegaskan bahwa kejadian ini bila benar-benar terjadi di Kota Bandung, harus menjadi tanggung jawab bersama supaya moral anak bangsa tidak menyimpang seperti itu.

"Saya akan berkomunikasi dengan Satpol PP, Disdik serta semua pihak yang terkait agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali karena bertentangan juga dengan visi Wali Kota Bandung yaitu Bandung Agamis," ujarnya.

Andri juga minta pelaku dan penyebar Video diberikan sanksi dan dibina untuk memberikan efek jera dan tidak diikuti oleh yang lainnya. (tiah sm)