Ini 5 Peringkat Teratas Perguruan Tinggi dengan Kinerja Pengabdian Masyarakat, Ada Kampusmu?
Jumat, 8 November 2019 20:35
Editor: Theofilus Richard
Ini 5 Peringkat Teratas Perguruan Tinggi dengan Kinerja Pengabdian Masyarakat, Ada Kampusmu?
Ilustrasi sarjana. 

TRIBUNJABAR.ID - Universitas Gadjah Mada berada di peringkat pertama sebagai perguruan tinggi berbasis kinerja pengabdian kepada masyarakat tahun 2016-2018.

Peringkat tersebut dirilis oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek dikti).

Pemeringkatan didasarkan pada hasil penilaian kinerja pengabdian kepada masyarakat perguruan tinggi periode 2016-2018 dan surat keputusan Dirjen Penguatan Risbang Nomor 29/E/KPT/2019 tanggal 27 September 2019 lalu.

Informasi yang dihimpun, terdapat 127 universitas dalam pemeringkatan ini, baik negeri maupun swasta yang masuk pada klaster unggul dan sangat bagus.

Untuk masuk dalam pemeringkatan ini, perguruan tinggi diminta untuk melaporkan sejumlah data kinerja pengabdian ke masyarakat masing-masing.

Berikut lima besar perguruan tinggi berbasis kinerja pengabdian kepada masyarakat tahun 2016-2018:

1. Universitas Gadjah Mada (klaster unggul)
2. Universitas Diponegoro (klaster unggul)
3. Universitas Padjajaran (klaster unggul)
4. Universitas Sebelas Maret (klaster unggul)
5. Institut Pertanian Bogor (klaster unggul)

Daftar keseluruhan universitas yang masuk dalam daftar dapat dilihat di sini: Peringkat Perguruan Tinggi berbasis Kinerja Pengabdian kepada Masyarakat.

Tanggapan UNS

Saat dihubungi Kompas.com, Pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret, Prof. Dr. Okid Parama Astirin, mengatakan bahwa banyak tolok ukur yang menjadi dasar pemeringkatan ini.

"Di antaranya jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai DRPM (Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat) kurun waktu 2016 sampai 2018 dan kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai non-DPRM," kata Okid, Jumat (8/11/2019).

Okid menjelaskan, kegiatan non-DPRM dapat dari perguruan tinggi, kerjasama dengan pemerintah daerah atau kerjasama kelembagaan lainnya.

"Masing-masing kegiatan pengabdian tersebut memiliki luaran yang juga diukur capaiannya masing-masing perguruan tinggi," ujar dia.

Luaran yang dimaksud berbentuk publikasi jurnal atau seminar, publikasi media massa, video, teknologi tepat guna, paten, dan hak cipta.

Okid menambahkan, pihak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta diminta untuk mengunggah data-data yang dilaporkan ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Ke depan, lanjut Okid, pihaknya akan terus berusaha untuk memaksimalkan kegiatan pengabdian ke masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan melakukan pencatatan data-data secara rapi. (Kompas.com/Mela Arnani)