Jelang Persib Bandung vs Arema FC, Tim Tamu Punya Bekal Istimewa, Tuan Rumah Krisis Pemain Inti
Jumat, 8 November 2019 20:58
Editor: Dedy Herdiana
Jelang Persib Bandung vs Arema FC, Tim Tamu Punya Bekal Istimewa, Tuan Rumah Krisis Pemain Inti
Persib Bandung vs Arema FC 

TRIBUNJABAR.ID - Jelang pertarungan seru Persib Bandung vs Arema FC digelar awal pekan depan, tim Singo Edan punya bekal istimewa, sedangkan Maung Bandung konon dilanda krisis pemain inti.

Arema FC berhasil menekuk habis permainan Madura United dengan skor 2-0, hari ini, Jumat (8/11/2019).

Ini menjadi bekal istimewa bagi tim Arema FC yang bakal dijamu Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung.

Laga Persib Bandung vs Arema FC ini merupakan partai tunda yang rencananya digelar pada Selasa 12 November 2019.

Pada laga itu, tiga pemain inti Persib Bandung yakni Ezechiel N Douassel dan Kevin van Kippersluis kemungkinan absen.

Sementara Esteban Vizcarra sudah pasti absen karena akumulasi kartu kuning.

Kondisi tentu akan sedikit memberi nafas lega dan tambahan semangat bagi Arema FC dalam lanjutan Liga 1 2019, setelah berhasil menaklukan Madura United.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (8/11/2019) itu, dikutip dari BolaSport.com, mantan pemain Persib Bandung Makan Konate mencetak gol pembuka Arema FC di menit 4.

Keunggulan Arema FC digandakan Rivaldi Bawuo pada menit ke-84.

Semenjak menit pertama pertandingan, Arema FC langsung tampil menekan pertahanan Madura United.

Anak asuh Milomir Seslija tersebut tak ingin memberikan rasa nyaman pada Madura United yang bermain di depan ribuan Aremania yang hadir.

Usaha Arema untuk langsung tancap gas dan unggul cepat berbuah manis ketika Konate Makan berhasil menggetarkan gawang kawalan Muhammad Ridho.

Melalui skema operan-operan pendek yang diperagakan Arema, bola akhirnya sampai di kaki Makan Konate.

Mendapat bola dan ruang tembak, pemain asal Mali tersebut langsung melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang tak dapat dijangkau Muhammad Ridho.

Kebobolan, tentu Madura United tak tinggal diam dan berusaha menyamakan kedudukan.

Striker Persib Bandung, Ezechiel N Douassel, dan Bek Arema FC, Hamka Hamzah.
Striker Persib Bandung, Ezechiel N Douassel, dan Bek Arema FC, Hamka Hamzah. (liga-indonesia.id)

Tapi sayang, tekad Arema yang tak ingin memberikan keleluasaan pada tim tamu membuat Madura United kesulitan.

Sehingga, sejak gol pertama Arema sampai menit ke-25, anak asuh Rasiman tersebut cenderung lebih ditekan oleh Singo Edan.

Dominasi anak asuh Milomir Seslija tersebut bertahan hingga 10 menit terakhir babak pertama.

Memasuki lima menit terakhir paruh pertama, Madura United lebih gencar mengancam gawang Kartika Ajie.

Sayangnya, usaha anak asuh Rasiman untuk menyamakan kedudukan di babak pertama gagal dan skor 1-0 tetap bertahan.

Memasuki paruh kedua pertandingan, Arema kembali berusaha mendominasi tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab tersebut.

Selama 10 menit pertama babak kedua, baik Arema maupun Madura United belum bisa memaksimalkan permainan.

Jalan buntu masih ditemui oleh kedua kesebelasan hingga pertandingan memasuki menit ke-70.

Bahkan, hingga 10 menit terakhir pertandingan masih belum ada gol yang tercipta dari kedua kesebelasan.

Pada menit ke-84, akhirnya Arema FC dapat melepaskan kebuntuan di babak kedua ini.

Adalah Rivaldi Bawuo, pemain yang baru masuk pada menit ke-82 ini berhasil menusuk area kanan pertahanan Madura United sebelum akhirnya mengirimkan bola ke sisi kiri Muhamad Ridho

Skor 2-0 tersebut mampu bertahan hingga wasit Jajat Sudrajat meniup peluit panjang berakhirnya laga Arema FC kontra Madura United ini.

Usai laga ini, Arema FC akan bertandang ke markas Persib Bandung.

Laga Persib Bandung vs Arema FC akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (12/11/2019). (BolaSport.com/Nezatullah Wachid Dewantara)

Ada Pemain Inti Persib yang Absen

Persib Bandung dijadwalkan melakoni partai tunda melawan Arema FC, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Selasa 12 November 2019.

Pada laga itu, tiga pemain inti Persib Bandung yakni Ezechiel N Douassel dan Kevin van Kippersluis kemungkinan absen.

Sementara Esteban Vizcarra sudah pasti absen karena akumulasi kartu kuning.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengatakan, Ezechiel N Douassel absen lantaran harus terbang ke negaranya untuk membela Tim Nasional Chad dalam kualifikasi Piala Dunia.

Sedangkan Kevin van Kippersluis absen karena mengalami cedera saat pertandingan melawan PSIS Semarang.

Selain tiga pemain itu, kata Robert Alberts, kemungkinan masih akan ada pemain lain lokal yang absen karena dipanggil timnas Indonesia.

Namun, sampai saat ini belum ada informasi resmi perihal pemanggilan pemain Persib Bandung ke tim nasional, selain Gian Zola dan Beckham Putra.

Pemain Persib Bandung, Kevin van Kippersluis, saat menghadapi PSIS Semarang di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (6/11/2019)
Pemain Persib Bandung, Kevin van Kippersluis, saat menghadapi PSIS Semarang di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (6/11/2019) (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

"Ezechiel mendapatkan kartu kuning dan dia akan segera meninggalkan klub ke Afrika (bersama timnas) jadi dia tidak akan bisa bermain melawan Arema dan saat kembali juga tak bisa bermain melawan Barito. Esteban juga terkena larangan main melawan Arema dan ada 1-2 pemain ke timnas," ujar Robert Alberts, saat jumpa pers, kemarin.

Kondisi ini tentu menjadi kerugian besar bagi Robert Alberts yang akan menghadapi mantan klubnya.

Apalagi, pada putaran pertama di Stadion Kanjuruhan Malang, Persib harus taktuk dari Arema 5-1.

"Saya harus mulai berpikir untuk laga berikutnya, karena Kevin juga cedera jadi kami akan bermain tanpa 4-5 pemain utama melawan Arema. Itu menjadi tugas utama untuk tim, bagaimana kami bisa memenangkan pertandingan melawan Arema di laga berikutnya," katanya.

Pelatih Robert Alberts memberi instruksi kepada pemain Persib Bandung saat menghadapi PSIS Semarang di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (6/11/2019)
Pelatih Robert Alberts memberi instruksi kepada pemain Persib Bandung saat menghadapi PSIS Semarang di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (6/11/2019) (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Ucapkan Terima Kasih

Persib Bandung sukses melanjutkan tren positif seusai mengalahkan PSIS Semarang 2-1, pada pekan ke-27 Liga 1 2019, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Rabu (6/11/2019).

Masing-masing gol Persib Bandung dicetak oleh Ezechiel N Douassel menit 10, dan Febri Haryadi menit 73.

Sedangkan satu gol balasan PSIS Semarang dicetak oleh, Bruno Silva menit 53.

Kemenangan ini tidak mengubah posisi Persib Bandung di papan klasemen sementara Liga 1 2019.

Namun, poin Persib Bandung berhasil menyamai PS Tira Persikabo yang berada di peringkat tujuh, dengan koleksi 37 poin.

Pun demikian dengan PSIS Semarang yang tidak beranjak dari posisi 13 klasemen sementara Liga 1 2019.

Pelatih Persib Bandung Bandung, Robert Alberts, mengucapkan terima kasih kepada anak asuhnya yang sudah bekerja keras untuk memenangkan pertandingan.

Robert Alberts mengaku puas lantaran Supardi dan kawan-kawan berhasil menguasai pertandingan dan menciptakan gol cepat.

"Di 30 menit pertama saya pikir kami mampu mendominasi permainan sepenuhnya dan menghasilkan gol dari kesempatan yang didapat dan ada satu gol bersih yang dianulir," ujar Robert Alberts, saat jumpa pers, seusai pertandingan, kemarin.

Dikatakan Robert Alberts, kemenangan dari PSIS Semarang tidak diraih mudah.

Dibutuhkan kerja keras dan konsentrasi penuh sepanjang pertandingan. Sebab, kata Robert Alberts, PSIS Semarang merupakan tim kuat yang dihuni pemain berkualitas.

"Semarang ialah tim dengan kekuatan fisik dan pemain asing yang tangguh. Di babak kedua kami melanjutkan cara bermain seperi saat kami mengakhiri babak pertama, kami memberikan bola ke lawan terlalu mudah dan Semarang memainkan bola direct yang sangat berbahaya, dan satu tendangan mereka bisa menghasilkan gol," katanya.

Beruntung, sambung Robert Alberts, timnya mendapat hadiah penalti yang membawa timnya sukses menang 2-1 dari tim tamu.

Febri Haryadi yang ditunjuk menjadi eksekutor pun dengan tenang menceploskan bola ke pojok kiri gawang lawan.

"Kami juga mempunyai satu-dua kesempatan dan senang akhirnya pemain bisa mencetak dari penalti hari ini dan itu memberikan kami kemenangan. Tadi kapten dan pelatih berdiskusi siapa yang yang akan menjadi penendang dan Supardi sebagai kapten mengambil keputusan, dia memutuskan memberikan pada Febri dan itu memberikan kemenangan," ucapnya. (Tribun Jabar/Nazmi Abdurahman)