Pedagang Sekitar Sungai Cikapundung Tak Tahu Video Pelajar Tak Senonoh Viral
Jumat, 8 November 2019 20:45
Editor: Theofilus Richard
Pedagang Sekitar Sungai Cikapundung Tak Tahu Video Pelajar Tak Senonoh Viral
Video viral sejoli bermesraan di pinggir Sungai Cikapundung Bandung, diduga pelajar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik dan Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beberapa waktu lalu video sejoli sedang bermesraan viral di media sosial. Lokasi video tersebut diduga di Sungai Cikapundung.

Tetapi sejumlah pedagang yang berjualan sekitar sungai mengaku tidak tahu peristiwa tersebut.

Bahkan mereka tidak tahu bahwa video sejoli tersebut viral.

"Emangnya sudah rame ya? Saya enggak tahu siapa yang merekam, karena saya tidak ada saat kejadian," kata Fitri (47), seorang pedagang, kepada Tribun Jabar (08/11/2019).

Kepada Tribun Jabar, Fitri juga menunjukkan lokasi yang mirip seperti yang ada di dalam video tersebut.

"Itu (menunjukan lokasinya) mungkin lokasinya, saya tiba di sini pukul 16.00 WIB, sementara, infonya video tersebut pukul 15.00 WIB," katanya.

Berdasarkan hasil pengamatan video yang beredar tersebut, lokasi sejoli tersebut bermesraan mirip dengan Sungai Cikapundung.

Ada pohon beringin yang rindang dan terlihat daratan yang diduga menjadi lokasi kedua pelajar tersebut bermesraan.

Polisi sebut warga harus jaga fasilitas publik

Kapolsek Sumur Bandung, Kompol Ari Purwanto, mengimbau warganya untuk memanfaatkan ruang terbuka publik sebaik mungkin serta menjaga dan turut merawatnya.

Hal itu menanggapi soal ‎beredarnya video pelajar sedang berbuat tidak senonoh di Cikapundung River Spot, Jalan Ir Soekarno atau kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

"Silahkan manfaatkan ruang terbuka publik di wilayah Sumur Bandung yang sudah dibuat pemerintah sebaik mungkin untuk aktifitas bersama, jangan disalahgunakan untuk hal-hal yang merugikan," ujar Ari saat dihubungi pada Jumat (8/11).

Akun Instagram bandungtalk mengunggah video tentang pasangan yang diduga pelajar berduaan di pinggir sungai. Kemudian, tampak pasangan pelajar itu diduga melakukan perbuatan tidak seharusnya.

Pelajar tersebut diduga masih di bawah umur. Video itu diunggah pada hari ini, Jumat (8/11/2019) dan ditonton belasan ribu netizen serta mendapat ratusan komentar.

Terkait hal itu, Ari mengatakan, sebagai langkah menjaga dan merawat fasilitas publik, sebaiknya warga dapat menegur jika melihat hal seperti itu.

"Saling menjaga, saling mengingatkan jika ada hal-hal seperti itu karena keamanan dan ketertiban masyarakat tugas bersama. ‎Apalagi itu kan masih pelajar," ujar Ari.

Konten video yang disebar juga diduga bermasalah karena obyek di video tersebut berbau asusila, sekalipun di video tampak diblur. Hal itu berkaitan dengan muatan pidana di Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Selain itu, video diduga bermasalah karena obyek di video memperlihatkan pelajar yang diduga masih di bawah umur serta bersinggungan dengan Undang-undang Perlindungan Anak.

"Iya itu diduga pelajar (di bawah umur) dan kontennya memang berbau (asusila). Tapi intinya, fasilitas publik ini harus dijaga dan dimanfaatkan sesuai fungsinya," ujar Ari.