ANGGOTA DPRD CIANJUR Adu Mulut Nyaris Berantem, Bukan Ribut Soal Corona, Tapi Urusan Ini
Kamis, 26 Maret 2020 07:54
Editor: Kisdiantoro
ANGGOTA DPRD CIANJUR Adu Mulut Nyaris Berantem, Bukan Ribut Soal Corona, Tapi Urusan Ini
Pengakuan Saksi saat Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Akad Tengah Malam dan Pamerkan Hal Tak Senonoh

Anggota DPRD Kabupaten Cianjur nyaris adu mulut dan nyaris berantem dengan kepala puskesmas.

Bukan karena kasus corona, maslaah yang diributkan itu soal pegawai.

Ceritanya ada yang melapor pensiunan dipekerjakan lagi.

Dewan itu lalu meminta penjelasan. Tapi kepala puskesmas memberikan jawaban yang bikin kuping panas.

//

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Asep Deni Mulyadi, akan melaporkan seorang Kepala Puskesmas karena dinilai telah bersikap arogan dalam melayani masyarakat.

Kepada Tribunjabar.id, anggota dewan yang akrab disapa Deni Endun ini menceritakan kejadian kenapa ia sampai akan melaporkan seorang kepala puskesmas.

"Jadi ceritanya kemarin saya menjenguk seorang kerabat yang sedang sakit di puskesmas, saya memang saat itu pakai pakaian santai dan memakai celana pendek," ujar Deni di Cianjur, Rabu (25/3/2020).

Deni mengatakan, sesampainya di puskesmas yang dimaksud, ia dihampiri oleh seorang staf yang mengenalinya. Ia memberitahu Deni bahwa ada seorang ASN yang sudah pensiun tapi dipekerjakan kembali di puskesmas tersebut.

"Berbekal informasi tersebut karena kebetulan saya lagi ada di sana maka saya mencari kepala puskesmas dengan maksud untuk mengkonfirmasi," ujar Deni.

Deni pun lantas bertanya alasan kepada kepala puskesmas tersebut mempekerjakan kembali ASN yang sudah pensiun. Namun, jawaban yang diterima Deni tak sesuai dengan apa yang ia harapkan.

Kepala puskesmas malah balik bertanya dengan nada tinggi, kenapa mencampuri urusan puskesmas, hak dirinya untuk mengangkat dan menggaji.

"Saya belum membuka identitas saya sebagai dewan saat itu, saya menyampaikan saja sebagai warga biasa yang ingin tahu kenapa puskesmas mengangkat kembali ASN yang sudah pensiun," kata Deni.

Deni berpikir masih banyak yang antre dan ingin menjadi ASN di puskesmas tersebut.

"Nadanya cukup tinggi, saya menilai ia sangat arogan," katanya.

Adu argumen sempat terjadi antara Deni dengan kepala puskesmas sampai akhirnya ada yang mengenali Deni dan melerai ceckcok yang didengar beberapa petugas puskesmas.

"Setelah ada yang tahu saya dewan, baru diam, tapi saya tak sampai di situ," katanya.

Deni mengatakan sudah menghubungi Dinas Kesehatan terkait kejadian tersebut. Deni juga bermaksud akan bertemu dengan Plt Bupati Cianjur perihal kejadian yang dialami dirinya.

Terpisah sejak dihubungi siang hingga sore, kepala puskesmas yang terlibat adu argumen dengan Deni Endun belum memberikan alasan dan jawabannya saat mencoba dikonfirmasi.(fam)