Ibunda Jokowi Ternyata Sudah 4 Tahun Bergelut Lawan Kanker, Sudah Berupaya Berobat ke Beberapa RS
Kamis, 26 Maret 2020 07:37
Editor: Ravianto
Ibunda Jokowi Ternyata Sudah 4 Tahun Bergelut Lawan Kanker, Sudah Berupaya Berobat ke Beberapa RS
Ibu Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sebelum meninggal, ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, mengidap penyakit kanker dalam empat tahun terakhir.

Jokowi mengatakan bahwa sang ibu juga sudah berupaya berobat ke beberapa rumah sakit, termasuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Sujiatmi Notomiharjo dikabarkan meninggal pada Rabu sore (25/3/2020), sekitar pukul 16.45 WIB.

"Ibu ini sudah empat tahun mengidap sakit yaitu kanker, dan sudah berobat. Sudah berusaha berikhtiar utamanya ke RSPAD Gatot Subroto," kata Jokowi kepada wartawan Rabu (25/3/2020).

"Tetapi memang Allah sudah menghendaki," tuturnya.

Jokowi mengatakan bahwa Sujiatmi mengembuskan napas terakhir pada pukul 16.45 WIB sore tadi.

Ia pun meminta masyarakat Indonesia mendoakan kepergian ibundanya.

"Atas nama keluarga besar saya ingin memohon doa agar segala dosanya diampuni Allah dan husnul khatimah," kata dia.

Untuk diketahui, Sujiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada usia 77 tahun di Rumah Sakit Slamet Riyadi, Solo. (Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Sumber: Kompas.com https://amp.kompas.com/nasional/read/2020/03/25/20534641/jokowi-ibu-sudah-berobat-kanker-tetapi-ini-kehendak-allah

Almarhumah akan dikebumikan di pemakaman keluarga, Kamis (26/3/2020).

Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi di rumah duka, di Jalan Pleret Raya 9A Banyuanyar, Solo.
Kepala Negara ini menyampaikan bahwa sang ibunda sebelumnya telah menderita penyakit kanker selama empat tahun.

Rencananya, jenazah dimakamkan pada Kamis siang sekitar pukul 13.00 WIB.

“Rencana pemakaman Insya Allah besok jam satu siang di Pemakaman Keluarga, Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar,” jelas Jokowi.

Saat ini, jenazah Sudjiatmi sudah berada di rumah duka, Jln. Pleret Raya No 9 A, Sumber, Banjarsari, Solo. 

Jenazag tiba dari RS DKT Slamet Riyadi Solo pukul 18.40 WIB.

Pantauan Tribunnews.com, saat jenazah tiba, pelayat terlihat mulai berdatangan.

Petugas keamanan terlihat tengah menyiapkan peralatan untuk pengamanan seperti metal detektor.

Oleh aparat keaamanan, media dilarang mendekat.

Ambulans yang membawa Jenazah ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sujiatmi Notomihardjo tiba di rumah duka jalan Pleret Raya No 9 A, Sumber, Banjarsari, Surakarta pukul 18.41 WIB, Rabu (25/3/2020)
Ambulans yang membawa Jenazah ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sujiatmi Notomihardjo tiba di rumah duka jalan Pleret Raya No 9 A, Sumber, Banjarsari, Surakarta pukul 18.41 WIB, Rabu (25/3/2020) (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Menteri diminta tak datang ke Solo

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, mengatakan para menteri diminta tidak datang ke Solo untuk mengikuti proses pemakaman ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo.

Para menteri diimbau untuk fokus bekerja dan mengirimkan doa sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya almarhumah Sudjiatmi.

"Benar ada imbauan tersebut kami terima via WhatsApp Messenger dari Bapak Mensesneg dan Seskab, agar mendoakan dan tetap fokus kerja," ujar Tjahjo saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (25/3/2020).

Awalnya, Tjahjo berencana bertolak ke Solo pada Kamis (26/3/2020) pagi.

"Saya pribadi sedianya besok pagi pukul 06.00 WIB mau ikut melayat ke Solo, tetapi dengan adanya imbauan itu, saya sedang mempertimbangkan juga," tutur Tjahjo.

"Sebab secara pribadi saya kenal dengan almarhumah," kata dia.

Mantan Menteri Dalam Negeri ini pun menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ibunda Jokowi tersebut.

"Saya dan keluarga besar Kemenpan RB menyampaikan duka cita yang mendalam dan mendoakan almarhumah diterima disisi Allah SWT," ucap Tjahjo.

Dikonfirmasi secara terpisah, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate juga membenarkan bahwa pada menteri disarankan untuk mengirimkan doa.

"Para Menteri mendoakan dari Jakarta dan disarankan tetap fokus bekerja, khususnya dalam menangani masalah Covid-19, baik masalah medis maupun dampak non medis," kata Johnny.

Johnny mengaku kaget dengan kabar wafatnya Ibunda Jokowi yang terbilang mendadak. Dirinya mendoakan agar almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Semoga ibunda bapak Presiden Jokowi almarhumah Eyang Sujiatmi Notomiharjo mendapat tempat yang kekal dan diterima dalam keabadian kekal bersama Tuhan Yang Maha Esa dan segenap keluarga yang ditinggalkan diberikankekuatan dan ketabahan," kata Johnny.

Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia, Rabu (25/3/2020) pada usia 77 tahun.

Sudjiatmi meninggal dunia pukul 16.45 WIB di RS TNI Slamet Riyadi, Surakarta. (Kompas.com/Tribunnews.com)