Hari Pertama Rapid Test Massal di Ciamis, 11 Orang Reaktif
Jumat, 22 Mei 2020 22:51
Editor: Ravianto
Hari Pertama Rapid Test Massal di Ciamis, 11 Orang Reaktif
Petugas medis mengambil sampel darah seorang wartawan di Kabupaten Garut saat menjalani rapid test yang diadakan Pemkab Garut di halaman Kantor Setda Garut, Jalan Pembangunan, Selasa (12/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS - Rapid test massal hari pertama yang dilakukan Dinkes Ciamis Jumat (22/5) terhadap 194 orang di Pamarican, Banjarsari dan Rancah hasilnya 11 orang reaktif RDT yang ditindak lanjuti dengan test swab/PCR dan isolasi mandiri.

Ke-11 orang yang hasilnya reaktif RDT tersebut masing-masing 6 orang di Pamarican,  4 orang di Banjarsari dan seorang di Rancah.

Menurut juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Ciamis, dr Bayu Yudiawan kepada Tribun JUmat (22/5) hari pertama rapid test masal Jumat (22/5)berlangsung di Kecamatan Pamarican, Banjarsari dan Kecamatan Pamarican

Di Kecamatan Pamarican , Jumat (22/5) siang rapid test dilakukan terhadap 56 orang yang terdiri dari pengunjung Pasar Pamarican, pedagang pasar, dan pelayan toko modern hasilnya 4 orang reaktif

 Sore harinya  sasaran berlanjut kepada kerumunan  warga yang ngabuburit di Alun-Alun Pamarican. Dari 16 orang warga yang diperiksa hasilnya 2 orang reaktif.

Sehingga dari total  72 orang yang menjalani  rapid test di Pamarican (baik itu di pasar, di toko modern maupun terhadap warga yang ngabuburit di Alun-Alun Pamarican) hasilnya 6 orang reaktif.

Sementara di Banjarsari ada 75 orang yang diperiksa dan menjani rapid test yakni pengunjung pasar dan pedagang Pasar Banjarsari, pelayan dan pengunjung toserba/swalayan ditemukan 4 orang reaktif.

Sedangkan di Rancah targetnya adalah pengunjung dan pedagang pasar Rancah. Dari 46 orang yang menjalani rapid test hasilnya seorang (1) reaktif.

“Hari ini rapid test yang dilakukan di Pamarican, Banjarsari, Rancah dengan target random sampling sebanyak 193 orang. Baik itu di pasar, toserba atau di tempat kerumunan orang. Hasilnya 11 orang reaktif. Yang di Pamarican 6 reaktif, berikut di Banjarsari 4 orang dan di Rancah seorang,” jelas dr Bayu.

Dari sebelas orang dengan hasil reaktif tersebut berlanjut dengan test swab serta segera menjalani isolasi mandiri.

Dan hari Sabtu (23/5) rapid test masal berlanjut di Kecamatan Rajadesa, Panawangan dan Kecamatan Panumbangan (andri m dani)