Xenia yang Kabur Saat Diberhentikan Polisi di Limbangan Bawa Pemudik dari Bekasi dan Bandung
Jumat, 22 Mei 2020 21:44
Editor: taufik ismail
Xenia yang Kabur Saat Diberhentikan Polisi di Limbangan Bawa Pemudik dari Bekasi dan Bandung
PNS Wanita Terekam Kamera Saling Serang dan Baku Hantam di Kantor Bupati, Ternyata Pejabat Penting

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Mobil Daihatsu Xenia berpelat nomor Kota Tasikmalaya yang kabur di cek poin Limbangan dan berhasil ditangkap, mengangkut enam penumpang dan seorang sopir.

Mobil tersebut membawa sejumlah pemudik dari Bekasi dan Bandung.

Kapolsek Limbangan, Kompol Hermansyah, mengatakan, mobil yang dikendarai seorang perempuan itu merupakan kendaraan rental.

Mobil sengaja disewa untuk mengangkut para pemudik.

"Ketujuh orang di mobil merupakan warga Tasikmalaya. Mobil sengaja dirental untuk menjemput empat orang dari Bandung dan Bekasi," ucap Hermansyah saat dihubungi, Jumat (22/5/2020).

Sopir bersama dua rekannya sengaja berangkat ke Bekasi dan Bandung.

Mereka menjemput empat temannya.

Namun saat melintas di cek poin Limbangan, mobil kabur saat akan diperiksa oleh petugas.

"Sopir takut diputarbalikan dan tidak punya SIM. Dia langsung tancap gas melarikan diri, tapi akhirnya bisa dihentikan setelah dikejar petugas," katanya.

Pengemudi mobil, katanya, diberi sanksi tilang setelah kabur dan tak memiliki SIM.

Mereka juga diminta putar balik karena merupakan pemudik menuju Tasikmalaya.

"Kami arahkan untuk putar balik dan diminta mengurangi penumpang karena melanggar protokol kesehatan," ucapnya.

Sebelumnya, sebuah mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi Z 1104 KH kabur saat akan diperiksa di cek poin Limbangan, Kabupaten Garut.

Petugas pun melakukan pengejaran mobil yang mengangkut enam penumpang itu.

Kasatlantas Polres Garut, AKP Asep Muslihat, mengatakan, petugas yang melakukan penyekatan awalnya memberhentikan mobil yang datang dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.

Mobil pun sempat berhenti.

"Namun saat petugas menghampiri, sopir mobil malah tancap gas. Kami pun mengejar mobil tersebut karena mencurigakan," ujar Asep.

Asep yang memimpin pengejaran bisa menghentikan mobil di Sasakbeusi, Kecamatan Cibatu.

 Jarak pengejaran dari cek poin Limbangan hingga Sasakbeusi sekitar lima kilometer.

Kabur saat Akan Diperiksa, Minibus dengan Sopir Perempuan Dikejar sampai 5 Km oleh Polisi Garut