Pria Lampung Tertangkap saat Curi Motor Malah Tembakkan Senjata Api, Akhirnya Didor Polisi
Rabu, 16 September 2020 12:50
Editor: Ravianto
Pria Lampung Tertangkap saat Curi Motor Malah Tembakkan Senjata Api, Akhirnya Didor Polisi
(ilustrasi) Senjata api dan peluru yang diamankan dari Rojak saat menodong Ahmad Tohari. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pria asal Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur, Majid Novinda (29) sudah berada di Kota Bandung sejak tiga tahun terakhir.

Niatnya bekerja.

Namun, seiring waktu, dia memilih jalan pintas.

Dia memilih jadi pelaku kriminal.

Sebagai bekal, dia bersama temannya, membeli senjata rakitan berisi lima peluru.

Dia mengakui membeli senjata api itu untuk berbuat kejahatan.

"Iya (beli untuk kejahatan). Saya beli Rp 2 Juta," ujar Majid di Mapolrestabes Bandung, Rabu (16/9/2020).

Majid ditangkap anggota Satreskrim Polrestabes Bandung di wilayah Cidadap Kota Bandung pada Senin (14/9/2020).

Dia tertangkap tangan karena sedang mencuri sepeda motor.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya menerangkan, Majid sempat menembakkan satu peluru saat hendak ditangkap.

"Anggota terpaksa menembak pelaku di kaki," ucap Ulung.

Saat ini, Majid ditahan di Mapolrestabes Bandung untuk penyelidikan dan pengembangan termasuk pengembangan soal kepemilikan senjata api.

"Dari pemeriksaan, si Majid ini sudah beraksi di tiga TKP, begal dan curanmor. Dalam aksinya, dia membawa senjata api dan menodong korban," katanya.

Dari tangan Majid, polisi menyita satu motor curian.

Lalu, kunci palsu, astag dan senjata rakitan dengan empat butir peluru.

"Ini senjata api rakitan. Total ada lima peluru tapi satu peluru sudah ditembakkan," ucap dia.

Majid dijerat Pasal 363 KUH Pidana juncto Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api.(*)