Mimpi Meli Nuryani Juara LIDA 2020 Akhirnya Menjadi Kenyataan
Sabtu, 17 Oktober 2020 22:58
Editor: Adityas Annas Azhari
Mimpi Meli Nuryani Juara LIDA 2020 Akhirnya Menjadi Kenyataan
Meli Nuryani Juara LIDA 2020 

BERMULA diajak sang kakak untuk audisi Liga Dangdut (LIDA) Indosiar 2020, Meli Nuryani justru berhasil lolos dan menjadi juara di kompetisi dangdut bergengsi tersebut. Kilas balik perjalanan dalam karier menyanyinya pun membuahkan hasil yang tak terduga.

Saat dihubungi Tribun, gadis kelahiran Cianjur, 27 April 2004 ini menceritakan awal mula perjalanan mengikuti audisi LIDA.

"Awalnya didaftarin sama kakak, Meli nggak tahu apa-apa, tinggal berangkat aja ke Bandung. Meli nggak berharap lolos karena emang saingannya berat dan keren," ujar warga Desa Sukamulya, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur ini.

Meli Juara LIDA
Meli Juara LIDA (Istimewa)

Setelah beres audisi, Meli mendapat telepon dan ia dinyatakan lolos ke babak selanjutnya. Pelajar kelas XI ini tidak menyangka, kabar baik ini diluar ekspektasinya. Bahkan ia mendapatkan selempang dari para juri LIDA.

Ketika di kompetisi LIDA dan masuk kompetisi di 24 besar, top 12, dan top 9, Meli sempat berkata kepada orang tuanya, jika ia akan tersenggol alias tereliminasi. Namun hal tersebut ditepis oleh orang tua Meli. Mereka, kata Meli, justru selalu memberikan semangat positif kepadanya.

"Jangan bilang gitu, ucapan adalah doa. Harus yakin dan tunjukin kalau Meli bisa. Jangan mikirin bakalan lolos apa enggak tapi pikirin saja tampil yang terbaik," ujarnya.

Kata-kata positif itulah yang selalu membuat Meli yakin bahwa dirinya mampu membawa nama Jawa Barat di kompetisi ini.

Selain itu Meli juga selalu mengingat bahwa orang tuanya selalu memberikan pesan untuk tidak berhenti di tengah jalan dalam menghadapi hal apapun.

Kini nama Meli melejit pesat, ia dikenal dimana-mana, bahkan saat ini sedang mempersiapkan video klip dari single terbarunya berjudul Hikmah.

Meli Nuryani juara LIDA 2020
Meli Nuryani juara LIDA 2020 (Istimewa)

Uniknya, Meli mengakui ada hal yang berubah dalam dirinya, yaitu dalam bahasa.
"Kalau sekarang udah lumayan pakai Bahasa Indonesia. Sebelumnya Meli ngomongnya campur pakai Bahasa Sunda, kalau sekarang sudah fasih Bahasa Indonesia," ujarnya ramah.

Semua keadaan yang dialaminya sekarang, dikatakan Meli bagaikan mimpi yang nyata. Sebelumnya ia hanya berandai-andai bisa tampil di panggung besar.

"Meli sering berkhayal gimana kalau ada diatas panggung menyanyi dan ditonton oleh masyarakat Indonesia. Bahkan suka sampai kebawa mimpi, dan sekarang malah jadi kenyataan," ucapnya.

Kemampuan menyanyi Meli memang dipelajarinya secara otodidak. Sejak kelas 5 SD, Meli juga seringkali tampil dari panggung ke panggung untuk menyanyi. Keterampilan menyanyi itu bisa dikatakan turunan dari sang kakek dan nenek.

"Kalau bapak itu suka ngawih Sunda, terus kakek-nenek suka angklungan, sinden, pokoknya alat musik Sunda. Jadi dari situ Meli belajar," ujarnya

Sejak awal turun ke dunia hiburan menyanyi lagu Sunda dan pop, diakui Meli ia berusaha untuk belajar sendiri. Ia juga bisa menyanyi sinden yang diakuinya tidaklah mudah meskipun sering ia melihat dan mendengarkan cara menyinden.

"Sejak kecil Meli sudah tampil panggung ke panggung dan menyanyi sesuai acara aja, " ujarnya.

Meli juara LIDA 2020 menangis saat ceritakan kondisi orangtua di Cianjur
Meli juara LIDA 2020 menangis saat ceritakan kondisi orangtua di Cianjur (Tangkap Layar Kanal Youtube Indosiar)

Ia pun mengakui sejak kecil sudah tampil menyanyi dangdut dan menggunakan pakaian agak terbuka, Meli tak menampik jika ada sudut pandang yang berbeda dari orang-orang sekitarnya.

"Niat Mei dari dulu cari rezeki, nggak semua yang pakai baju pendek itu akhlaknya buruk. Meli cuma diam saja kalau ada omongan nggak enak, ya cuma bilang sama diri Meli kalau suatu saat nanti Meli akan membuktikan," ujarnya.

Kini, Meli sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia karena memenangkan juara LIDA 2020. Impian yang mulanya hanya sekedar angan-angan kini menjadi kenyataan.

Uniknya, impian tampil diatas panggung dan dikenal banyak orang ini sudah ada sejak lama.
"Iya sejak dulu memang ingin jadi penyanyi. Kadang kalau lagi sendiri suka ngomong, Ya Allah, Meli ingin jadi penyanyi internasional, "ujarnya.

Atas prestasinya di LIDA itu, Meli juga mendapat hadiah uang Rp 500 juta. Anak keenam dari enam bersaudara ini mengatakan hadiah uang tunai setengah miliar rupiah itu akan digunakan untuk kebutuhan orang tua dan dirinya. Ia sama sekali tidak terpikir untuk menghabiskan waktu seperti jalan-jalan bersama keluarga atau berlibur.

"Meli ingin kasih hadiah mobil buat orang tua karena sebelumnya keluarga Meli susah kalau mau bepergian. Kalau naik kendaraan roda dua juga susah karena keluarga Meli kan banyak," ujarnya. (putri puspita)

===Baca selengkapnya di Tribun Jabar, edisi Minggu 18 Oktober 2020===