Kasus Stunting Masih Tinggi, Paslon Ini Janjikan Atasi Stunting Jika Menang
Sabtu, 21 November 2020 22:17
Editor: Siti Fatimah
Kasus Stunting Masih Tinggi, Paslon Ini Janjikan Atasi Stunting Jika Menang
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Yena Iskandar Ma'soem dan Atep 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG-Calon Bupati Bandung Yena Iskandar Ma'soem bertekad menekan angka stunting di Kabupaten Bandung yang saat ini masih tinggi.

Stunting merupakan kondisi gagalnya pertumbuhan pada anak karena kekurangan gizi.

"Stunting masih tinggi, Jika terpilih sebagai bupati, kami bertekad untuk menekan angka stunting serendah mungkin bahkan hingga zero," ucap Yena di Bandung, Sabtu (21/11/2020).

Tahun lalu, prevelansi stunting di Kabupaten Bandung mencapai 35,2 persen setelah pada 2018 40,7 persen.

Meski pada tahun lalu menurun, namun di level Jabar, angka itu masih tinggi karena prevelansi stunting di Jabar 31.2 persen.

"Untuk ukuran di Jabar, angka itu masih tinggi. Ini kondisi yang memprihatinkan karena berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar," ucap Yena.

Yena berlatar belakang seorang tenaga medis tepatnya apoteker. Ia memahami bagaimana pentingnya memaksimalkan kesehatan ibu. 

"Masalah kesehatan ibu dan anak jadi prioritas. Solusinya dengan memaksimalkan pemenuhan kebutuhan dasar," ujar dia. 

Misalnya, dengan menekan angka kematian ibu dan anak pascamelahirkan. Caranya, dengan mengoptimalkan peran Posyandu dan puskesmas. 

"Rasio keberadaan puskesmas di Kabupaten Bandung masih rendah. Makanya ke depan, kami akan hadirkan puskesmas pembantu di tiap kantor desa karena sekarang kan kantor desa sudah bagus-bagus," ucap Yena.

Di Pilkada Kabupaten Bandung, Yena berpasangan dengan Atep, eks Kapten Persib Bandung. Yena merupakan anak dari tokoh Kabupaten Bandung, Nanang Iskandar Ma'soem.

Di Pilkada Kabupaten Bandung, Yena - Atep pasangan calon nomor 2.