Pilkada Serentak 2020, Ada 12 Hal yang baru Pada Pilkada ditengah Pandemi Covid-19, Berikut Bedanya
Sabtu, 21 November 2020 22:40
Editor: Siti Fatimah
Pilkada Serentak 2020, Ada 12 Hal yang baru Pada Pilkada ditengah Pandemi Covid-19, Berikut Bedanya
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pencoblosan pilkada serentak akan segera digelar dan sejumlah persiapan sudah dilakukan oleh masing-masing daerah.

Bahkan sejumlah Tempat Pemungutan Suara atau TPS sudah ada yang menggelar simulasi.

Untuk Pilkada kali ini memang berbeda karena digelar ditengah pandemi Covid-19, karena itu penerapan protokol kesehatan wajib dilakukan.

Dikutip dari Kontan.Id,  hari pencoblosan dalam kegiatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 yang dijadwalkan tanggal 9 Desember 2020, semakin dekat.

Mulai Minggu (22/11), masa kampanye para peserta Pilkada melalui media massa, cetak, dan elektronik akan dimulai hingga 5 Desember mendatang.

Jauh-jauh hari Divisi Humas Polri telah mengingatkan hal-hal yang perlu diperhatikan pesta demokrasi tersebut, di masa pandemi corona (Covid-19).

Setidaknya ada 12 hal baru yang akan anda alami, saat mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Beberapa diantaranya adalah 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.  

Lewat akun twitter-nya, @DivHumas_Polri, Divisi Humas Polri Sabtu (21/11) menjabarkan 12 hal baru itu sebagai berikut.

Pemilih datang ke TPS wajib menggunakan masker.

Kedua, selalu menjaga jarak.

Sebelum dan sesudah mencoblos, diharuskan mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.

Melakukan pengecekan suhu tubuh saat ingin memasuki area TPS.

Anda akan diberikan sarung tangan plastik, saat ingin mencoblos.

Sebagai tanda sudah mencblos anda tidak perlu lagi mencelupkan jari ke tinta, tapi dengan cara ditetes.

Daftar pemilih dalam 1 TPS, maksimal 500 pemilih.

Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas akang dilengkapi dengan alat

pelindung diri (APD) mulai dari masker, face shield, dan sarung tangan.

Untuk dapat menghindari antrian, jadwal kedatangan pemilih diatur dalam undangan.

Selain itu, pemilih juga diwajibkan menggunakan masker, membawa pulpen, serta membawa indentitas diri.

TPS juga wajib disemprotkan disinvektan secara berkala.

Terdapat bilik khusus bagi pemilih yang bersuhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius.

Tidak berkerumun dan hindari kontak fisik saat berada di area TPS.