Alami Kontraksi Saat Tes Kompetensi PPPK, Wanita Hamil di Wonogiri Ini Melahirkan Setelah Ujian
Selasa, 14 September 2021 20:42
Alami Kontraksi Saat Tes Kompetensi PPPK, Wanita Hamil di Wonogiri Ini Melahirkan Setelah Ujian
Penampilan Chintya Kesuma Pratingkas (27) saat akan menjalani uji kompetensi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Wonogiri dalam keadaan hamil tua dan kondisi terbarunya melahirkan. 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang peserta uji kompetensi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Wonogiri melahirkan usai jalani tes.

Peserta ujian bernama Chintya Kesuma Pratingkas (27) harus menjalani uji kompetensi seleksi PPPK dalam keadaan hamil tua pada Senin (13/9/2021).

Wanita asal Dusun Mlopo, Desa Mlopoharjo, Kecamatan Wuryantoro, Wonogiri itu mendaftar formasi guru kelas di SD Negeri 1 Wuryantoro.

Di SD tersebut ia diketahui telah mengabdi sejak tahun 2017 untuk mencoba menjadi pegawai.

Tepat sebelum menjalani tes, ia memeriksakan kandungannya, tetapi ternyata setelah diperiksakan perutnya diketahu sudah dalam keadaan pembukaan serviks.

Penampilan Chintya Kesuma Pratingkas (27) saat akan menjalani uji kompetensi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Wonogiri dalam keadaan hamil tua dan kondisi terbarunya melahirkan.
Penampilan Chintya Kesuma Pratingkas (27) saat akan menjalani uji kompetensi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Wonogiri dalam keadaan hamil tua dan kondisi terbarunya melahirkan. (TribunSolo.com/Dok Cahyo)

"Memang saat tes sudah mendekati hari perkiraan lahir (HPL) yang jatuh di tanggal 23 September ini," aku Chintya kepada TribunSolo.com, Selasa (14/9/2021).

Namun hasil konsultasi dengan dokter ia mengaku diperbolehkan mengikuti tes uji kompetensi itu karena masih seminggu lebih seharunya.

"Awalnya bimbang, kalau tidak berangkat kok kesempatan tidak datang dua kali, sedangkan kalau berangkat kesannya saya egois dengan anak saya tapi bismillah saja," kata dia.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Chintya memang sudah mengalami kontraksi sejak dua hari sebelum pelaksanaan tes, yakni pada Sabtu (11/9/2021).

Selama menjalani tes, terkadang ia mengalami sakit yang luar biasa, beberapa kali ia sempat kehilangan fokus.

Namun itu diakalinya dengan izin keluar ruang ujian sebentar.

"Kalau dipakai berjalan agak kurang sakitnya, kan itu tidak terus menerus, kadang hilang, kadang datang lagi," jelasnya.

"Saya bilangi anak saya itu, dek mama mengerjakan tes ya, nanti keluarnya habis mama mengerjakan ya," aku dia.

"Eh setelah mengerjakan lahir," imbuhnya dengan tertawa.

Akhirnya, perjuangan Chintya bersama anak dan suaminya tak sia-sia.

Dia melahirkan anaknya pada pukul 21.10 WIB di Rumah Sakit Mulia Hati Wonogiri dengan bantuan operasi sesar.

"Alhamdulillah pastinya senang, kayak dapet jackpot, sehari dapat dua hadiah yang indah," terang dia.

"Rasanya perjuangan saya dibayar setimpal," imbuh Chintya.

Anak pasangan Chintya dan Cahyo itu berjenis kelamin perempuan.

Saat lahir, berat badannya 2,9 kilogram dan tinggi badan 49 centimeter.

"Inara Kamilia Bestari namanya," tutur dia.

Menurut sang ayah Cahyo, nama itu memiliki arti anak perempuan yang selalu bertumbuh cerdas dan berbudi baik.

Kabid Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri Retno Puspitorini membenarkan bahwa ada peserta tes yang mengalami kontraksi saat menjalani uji kompetensi.

Ia mengaku sebelumnya telah menerima laporan mengenai adanya peserta yang mengalami kontraksi karena itu, tenaga medis dari puskesmas disiagakan.

"Terharu melihat perjuangan sebagai calon ibu sekaligus peserta tes. Suaminya juga sampai menunggu," kata Retno. (*)

 

Berita lain terkait Melahirkan Usai Tes PPPK