DPRD Subang Ziarah ke Makam Tuti dan Amalia Korban Pembunuhan Sadis, Sebut Menyulitkan Polisi
Selasa, 14 September 2021 21:37
DPRD Subang Ziarah ke Makam Tuti dan Amalia Korban Pembunuhan Sadis, Sebut Menyulitkan Polisi
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang bersama bersama Ketua DPRD Kabupaten Subang ziarahi tempat pemakaman dari Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23), korban perampasan nyawa. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang menyita perhatian semua pihak termasuk DPRD Subang.

Ketua DPRD Subang Narca Sukanda turut prihatin dengan terjadinya kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan kali ini, Narca datang langsung ke pemakaman dari Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) yang berada di tempat pemakaman umum Istuning, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

"Intinya kami dari lembaga DPRD turut prihatin dan mengucapkan bela sungkawa kepada kedua korban ini, makannya kami datang untuk berdoa agar beliau juga khusnul khotimah diterima disisi Allah dan diampuni segala dosanya," ucap Narca saat selesai berdoa di pemakaman, Selasa (14/9/2021).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang bersama bersama Ketua DPRD Kabupaten Subang ziarahi tempat pemakaman dari Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23), korban perampasan nyawa.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang bersama bersama Ketua DPRD Kabupaten Subang ziarahi tempat pemakaman dari Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23), korban perampasan nyawa. (Tribun Jabar / Dwiki Maulana)

Dengan menyambangi serta mendoakan langsung ditempat pemakaman dari kedua korban tersebut, Narca berharap agar pengungkapan kasus ini segera terpecahkan.

"Mudah-mudahan pelaku dari pembunuhan ini cepat ditemukan oleh pihak kepolisian," katanya.

"Kami mendukung penuh pihak kepolisian untuk segera mengungkapkan pembunuhan ini cepat ditemukan," Narca menambahkan.

Seperti diketahui, sampai hari ke 27 pasca ditemukannya kedua mayat perempuan kali ini teka-teki pembunuhan yang terjadi di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang ini masih belum terpecahkan.

Menyulitkan Pihak Kepolisian

Ketua DPC PDIP Kabupaten Subang bersama dengan Ketua DPRD Subang sambangi tempat pemakaman dari Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) yang menjadi korban perampasan nyawa.

Ketua DPC Partai PDIP Kabupaten Subang Maman Yudia mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan kasus kematian dari ibu dan anak yang terjadi di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, pada tanggal 18 Agustus 2021 lalu.

"Atas nama DPC PDIP Kabupaten Subang serta secara pribadi mewakili menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas tragedi yang terjadi di Kampung Ciseuti," ucap Maman di tempat pemakaman umum Istuning, Desa/Kecamatan Jalancagak, Selasa (14/9/2021).

Komentari terkait belum terungkapnya kasus ini, menurut Maman pihak kepolisian sampai dengan saat ini bekerja keras dengan kehati-hatian.

Pasalnya, pada kasus kali ini dianggap menjadi kasus yang sangat luar biasa menyulitkan pihak berwajib.

"Menurut saya kasus ini termasuk dalam tindak pidana pembunuhan luar biasa, luar biasa dalam arti sangat menyulitkan pihak penyidik dari Polres Subang maupun Polda Jawa Barat," katanya.

Diketahui bahwa, kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang ini sudah menjadi perhatian publik.

Dengan demikian, seluruh pihak dari keluarga korban serta seluruh masyarakat meminta kepada pihak kepolisian agar secepatnya mengungkap kasus ini.