Sampai Ada Warga yang Meninggal Dunia, Kasus Evakuasi Sarang Tawon di Majalengka Meningkat
Selasa, 14 September 2021 19:20
Sampai Ada Warga yang Meninggal Dunia, Kasus Evakuasi Sarang Tawon di Majalengka Meningkat
Petugas Damkar Majalengka mengevakuasi sarang tawon dari rumah warga 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Majalengka tak hanya bekerja keras menangani kasus kebakaran di wilayahnya.

Sebab, evakuasi sarang tawon juga tampak sering dilakukan selama masa musim kemarau ini.

Pasukan Lapangan Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Majalengka, Heri Anwar Ashari mengatakan, pihaknya menerima 50 laporan untuk mengevakuasi sarang tawon di sejumlah rumah warga.

Kebanyakan laporan tersebut datang dari wilayah Utara Majalengka.

"Selama musim kemarau kasus evakuasi sarang tawon sudah meresahkan warga yang melaporkan ke Dinas kurang lebih hampir 50 dan berada di Wilayah Utara Kabupaten Majalengka," ujar Heri kepada media, Selasa (14/9/2021).

Petugas Damkar Majalengka mengevakuasi sarang tawon dari rumah warga
Petugas Damkar Majalengka mengevakuasi sarang tawon dari rumah warga (Istimewa)

Pihaknya pun mengaku, laporan tersebut meningkat sangat tajam dibanding tahun lalu di musim yang sama.

Selama penanganan, pihaknya harus menerjunkan hingga 5 orang personel.

"Untuk pasukan lapangan yang menangani ada lima orang. Untuk perhitungan perhari kita hampir 3-5 laporan evakuasi sarang tawon di Kabupaten Majalengka," ucapnya.

Heri menceritakan, selama evakuasi sarang tawon yang kebanyakan berada di sekitar rumah warga, ia mengaku tak selalu berjalan mulus.

Petugas acap kali ikut tersengat pasukan tawon yang biasanya berjumlah ratusan ekor.

"Makanya, alhamdullilah sekarang Alat pelindung diri atau APD selalu kami siagakan, sudah ada di mulai dari sarana dan prasarana untuk evakuasi sarang tawon,” jelas dia.

Lebih jauh Heri menyampaikan, dampak dari serangan sengatan tawon bisa dibilang berbahaya.

Pasalnya, pihaknya pernah menemukan warga meninggal dunia akibat tersengat tawon.

Pihaknya juga pernah mengevakuasi sarang tawon yang paling besar, sebesar pintu rumah, menempel dan menumpuk hingga penanganan hampir 2 jam.

"Pernah salah seorang warga yang melaporkan terkait diserang oleh tawon. Yang diserang tiga orang dan yang luka berat 2 orang dan paling parah sampai mengalami stroke."

"Tawon sifatnya itu mengeluarkan sengatan yang luar biasa sampai ada yang meninggal segala," katanya.