VIRAL Atlet Dayung Peraih Emas di PON Papua Terlantar Sejam Lebih di Bandara, Ini Kronologinya
Kamis, 14 Oktober 2021 06:53 WIB
Editor: Mumu Mujahidin
VIRAL Atlet Dayung Peraih Emas di PON Papua Terlantar Sejam Lebih di Bandara, Ini Kronologinya
Atlet dan tim dayung Maluku di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tiba di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Rabu (13/10/2021) 

TRIBUNCIREBON.COM - Video sejumlah atlet dan ofisial dayung Maluku terlantar di Bandara Pattimura viral di media sosial.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Sandi A Wattimena mengatakan, sejumlah atlet dan ofisial tim dayung Maluku yang dikabarkan sempat telantar telah dijemput di Bandara Pattimura Ambon.

Ia meminta agar masalah tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.

“Masalah tidak usah dibesar-besarkan. Tadi KONI sudah jemput pakai mobil bus PD Panca Karya. Hanya saja datangnya terlambat,” kata Sandi via telepon seluler, Rabu (13/10/2021).

Atlet dayung Maluku bersama ofisial diketahui telantar di Bandara Pattimura Ambon sepulang bertanding di PON XX Papua 2021.

Rombongan terlantar selama beberapa jam lantaran tidak ada yang menjemput mereka baik dari Pemerintah Provinsi Maluku maupun pengurus KONI setempat.

Peristiwa itu viral di media sosial setelah atlet dayung Chelsea Corputty, yang juga peraih emas di PON Papua mengunggah video siaran langsung di akun facebooknya saat rombongan tiba di bandara Pattimura Ambon.

"Halo guys kita pulang dari PON kita cari jalan sandiri guys. Ini atlet terlantar guys. Adoooo kasihan lawang (sungguh kasihan) Maluku ee,” kata Chelsea Corputty dalam siaran langsung di akun facebooknya Chelsea Corputty.

Dalam video siaran langsung itu, Chelsea sempat mengambil gambar sejumlah atlet dayung dan juga tim ofisial yang tampak kebingungan di bandara Pattimura.

Chelsea juga sempat merekam La Memo, atlet dayung yang menyumbang dua medali emas untuk Maluku.

“Memo pulang ka Osi (Pulau Osi, Seram Bagian Barat) cari jalan sendiri. Sampe sini katong seng dapa (kita tidak ada yang) jemput,” kata Chelsea sambil tertawa.

Chelsea juga mengaku sudah sangat lapar dan ingin segera pulang untuk makan.

Dalam video siaran langsung itu, banyak warganet yang menyayangkan sikap pemprov Maluku dan juga KONI Maluku karena tidak menjemput para atlet dayung yang telah menyumbang tiga medali emas, dua perak, dan satu perunggu untuk Maluku tersebut.

Chelsea juga sempat menjawab sejumlah pertanyaan dan kekesalan warganet atas kejadian yang menimpa tim dayung Maluku tersebut.

“Sudah sampai tapi seng (tidak) ada yang jemput, cari jalan masing-masing,” katanya.

Video siaran langsung berdurasi 8 menit 41 detik ini pun kini telah dibagikan kembali oleh ratusan warganet.

Ketua Pengprov PODSI Maluku, Anos Yeremias mengaku sangat menyayangkan kejadian yang menimpa rombongan tim dayung Maluku tersebut.

Menurutnya, lebih dari satu jam lamanya rombongan dayung Maluku terlantar di Bandara Pattimura karena tidak ada yang menjemput mereka.

“Tidak ada penjemput dari KONI atau Pemprov, hanya tiga sopir yang bawa bis untuk menjemput rombongan,” katanya kepada wartawan saat dikonfirmasi.

Anos sendiri tidak datang bersama rombongan tim dayung karena berbeda pesawat saat di Bandara Sultan Hasanudin Makassar.

Ia baru bertolak ke Ambon setelah satu jam pesawat yang ditumpangi rombongan dayung Maluku tiba di Ambon.

“Saya tiba di bandara Pattimura selisih satu jam lebih tapi masih ketemu rombongan di bandara,” ucapnya.

Kompas.com / (Penulis: Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Video Viral Atlet Dayung Maluku Telantar di Bandara Pattimura, Kadispora: Hanya Terlambat Dijemput"